Rahasia Jamu Burung Perkutut Biar Cepat Gacor

Jamu tradisional untuk burung perkutut dibikin dengan bahan-bahan alami yang tak dapat membahayakannya. Kesehatan burung perkutut dijamin terjaga secara baik. Bahkan burung perkutut bisa lebih cepat manggung dan rajin gacor.

Rahasia Jamu Burung Perkutut Biar Cepat Gacor

Khasiat jamu tradisional sudah tak wajib diragukan lagi. Selain burung perkutut, beraneka type burung lainnya juga bisa dirawat dengan pemberian pakan tambahan bersifat jamu tradisional. Jika kamu hiraukan dengan perkutut kesayangan, pastikan kamu ketahui dan berikan jamu tradisional.

Jamu Tradisional Untuk Burung Perkutut

Guna membantu kamu di dalam merawat burung perkutut, berikut kami bagikan sebagian jamu tradisional untuk burung perkutut selengkapnya.

  1. Kacang Hijau

Salah satu jamu tradisional untuk burung perkutut yang bisa kamu membuat yakni jamu dengan bahan kacang hijau. Cara mengolahnya, kamu cuma wajib merebus kacang hijau sebanyak 5-7 butir. Selain merebus, kamu juga bisa cuma merendamnya di dalam air panas.

Diamkan sampai kacang hijau jadi lunak. Jika sudah, dinginkan sampai hangat. Jamu kacang hijau ini pun sudah bisa kamu berikan pada burung perkutut. Berikan secara teratur sehingga hasilnya optimal.

  1. Kencur

Selain kacang hijau, jamu tradisional untuk burung perkutut juga bisa dibikin dengan bahan kencur. Caranya memadai mudah. Ambil kencur dan kupas kulitnya. Setelah itu, kamu ambil bagian yang tersedia di dalamnya dan dipotong sebesar kacang hijau.

Potongan kencur berikut bisa kamu berikan pada burung perkutut sebanyak 2-3 biji tiap-tiap 3-7 hari sekali. Selain dipotong-potong, kamu juga bisa produksi kencur dengan menjadikannya sebagai minuman. Cara ini bisa kamu menentukan seandainya perkutut tak berkenan memakan kencur dengan langkah pertama.

Untuk membuat jamu kencur, kamu wajib mengulas kulit kencur terutama dahulu. Kemudian rebuslah sampai mendidih. Setelah itu, saring airnya dan dinginkan. Apabila airnya sudah dingin, kamu bisa segera memberikannya pada perkutut.

Jangan sangsi untuk menambahkan jamu kencur pada perkutut. Hal ini gara-gara kencur menaruh banyak kegunaan yang berkhasiat bagi beraneka type burung, tak kalau dengan perkutut.

Adapun kegunaan jamu kencur diantaranya yakni menyehatkan, menghalau dahak, menanggulangi radang tenggorokan, menguatkan pita nada dan menguatkan nafas.

  1. Undur-Undur

Hewan kecil yang bernama undur-undur juga bisa kamu jadikan sebagai jamu tradisional untuk perkutut. Dalam mengolahnya, kamu bisa siapkan 2-3 ekor undur-undur yang sudah dewasa. Sementara untuk mendapatkannya, kamu bisa temukan di tanah maupun tempat yang berpasir.

  1. Ketan Hitam

Bahan alami yang tak boleh kamu lewatkan untuk membuat jamu tradisional lainnya yakni ketan hitam. Dalam meraciknya, kamu bisa mencampurnya dengan milet putih, jewawut, daun saga, daun katuk dan gabah.

Dengan menambahkan jamu tradisional ketan hitam, maka burung perkutut yang kamu piara dapat mendapatkan banyak manfaatnya. Adapun kegunaan pemberian jamu ketan hitam pada burung perkutut diantaranya yakni menyehatkan dan merangsangnya sehingga lebih rajin bunyi.

Tak cuma itu, jamu ini juga bisa menambah power kala bunyi. Pemberian jamu yang teratur juga bisa menambah birahi sekaligus merawat kesuburan pasangan indukan. Maka berasal dari itu, jangan sangsi untuk menambahkan jamu ini.

  1. Bawang Putih

Jamu tradisional untuk burung perkutut juga bisa dibikin dengan mengfungsikan bawang putih. Bawang putih di mix dengan bahan lainnya. Sebut saja canary seed, kuning telur, jahe, gabah, madu, kencur, ketan hitam, lada putih, millet, jewawut dan garam.

Untuk membuatnya, haluskan garam, jahe, lada putih, kencur dan bawang putih. Kemudian kocok kuning telur sampai mengembang. Tambahkan madu dan aduk lagi sampai merata. Lalu masukkan bumbu yang sudah kamu haluskan tadi.

Bersihkan canary seed, ketan hitam, millet, gabah dan jewawut. Buang yang kelihatan mengambang dan tiriskan. Jika sudah, jemur bahan berikut sampai kering. Apabila sudah mengering, maka bahan ini bisa dicampur dengan kocokan tadi.

Agar bahan tercampur rata, kamu bisa meremasnya dengan tangan. Setelah itu, kamu bisa menggorengnya tanpa minyak selama 2 menit. Angka dan dinginkan. Berikan pada perkutut yang paling disayangi kamu secara rutin.

  1. Beras

Beras yang kami olah tiap-tiap harinya ternyata juga berfaedah untuk burung perkutut. Hal ini gara-gara beras bisa diolah jadi jamu. Untuk membuatnya, kamu bisa mencuci ataupun merendam beras ke di dalam air. setela itu air cucian di campung dengan daun sirih.

Sebelum menambahkan daun sirih, pastikan kamu sudah menumbuknya sampai halus terutama dahulu. segara ramuan di beriakan pada perlutut. Jamu ini berkhasiat di dalam menanggulangi kutu yang biasanya tersedia pada bulu perkutut.

  1. Merica

Bumbu dapur yang satu ini bisa kamu mengfungsikan untuk merawat burung perkutut kesayangan. Namun kamu jangan asal di dalam memberikannya. Pasalnya, kuantitas kandungan pemberian merica wajib disesuaikan dengan usia perkutut.

Untuk perkutut dengan usia 1-3 bulan, kamu bisa menambahkan 1 merica tiap-tiap 2 hari sekali. Lalu untuk perkutut dengan usia 3-7 bulan, kamu bisa mengfungsikan 2-3 merica tiap-tiap 3 hari sekali. Sementara untuk perkutut yang umurnya 7 bulan ke atas (dewasa), takarannya bisa 5 merica tiap-tiap seminggu sekali.

Selain mempercepat perkutut manggung, pemberian jamu merica ini juga bisa menambah stamina, merawat proses kekebalan tubuh, melancarkan darah, menghangatkan badan, menambah metabolisme dan menambah birahi.

Tips Pemberian Jamu Tradisional

Supaya burung perkutut kamu berkenan dan aman di dalam mengonsumsi jamu tradisional yang kamu buat, pastikan kamu ketahui tips pemberiannya. Tips ini juga bisa menambahkan hasil yang optimal di dalam perawatan burung perkutut.

Adapun salah satu tipsnya yakni memandikan perkutut sebelum diberi jamu tradisional. Dalam memandikannya, pastikan kamu membersihkannya secara detail, apalagi sampai ke kakinya. Dengan demikian, jamu tradisional untuk burung perkutut bisa menambahkan hasil yang optimal.

Setelah itu, kamu bisa meneduhkan kandang burung perkutut atau diangin-anginkan sampai bulunya kering. Jika sudah, kamu bisa menjemur burung perkutut selama 2-3 jam. Namun pastikan panasnya tak amat terik sehingga perkutut tidak mengalami dehidrasi.

Sementara untuk perawatan pasca diberi jamu, kamu bisa memberinya air minum. Berikan dengan selang selagi 2-3 jam berasal dari selagi pemberian jamu. Jeda pemberian air minum ini memiliki tujuan sehingga jamu bisa dicerna secara baik.

Apabila kamu segera memberinya air minum, burung perkutut biasanya dapat segera memuntahkan jamu yang baru saja diminumnya. Alhasil, jamu tradisional berikut tak bisa menambahkan kegunaan sebagaimana yang kamu harapkan.

Dalam menambahkan jamu tradisional, kamu juga amat direkomendasikan untuk menambahkan minyak ikan setidaknya sebulan sekali. Hal ini dikerjakan dengan obyek untuk merawat keindahan bulu perkutut. Bulunya dapat nampak bersinar dan paham warnanya.

Hanya saja, penambahan pakan bersifat minyak ikan jangan seiring dengan pemberian jamu. Anda bisa memberinya minyak ikan seandainya bukan jadwalnya untuk minum jamu. Dengan demikian, perkutut bisa manggung lebih cepat dan kesehatannya selalu terjaga secara baik.

Di pasaran, kamu tentu saja bisa menemukan jamu instan secara mudah. Meski jauh lebih praktis, namun jamu tradisional untuk burung perkutut selalu diminati. Pasalnya, jamu yang dibikin dengan bahan alami terbukti tidak dapat mengundang efek samping.